Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, kembali jadi sorotan setelah menyumbangkan 256 ETH, untuk mendukung dua aplikasi pesan yang menekankan privasi digital: Session dan SimpleX Chat.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Buterin terhadap kebebasan berekspresi dan keamanan identitas pengguna di dunia digital. Dalam unggahannya di X pada 27 November 2025, Buterin menyoroti dua hal penting untuk masa depan komunikasi digital:
- Akun tanpa izin (permissionless)
- Perlindungan metadata pengguna
Menurutnya, dua aspek ini adalah fondasi dari sistem komunikasi yang aman dan terbuka. Di tengah dominasi platform terpusat yang sering memonetisasi data pribadi, donasi ini menjadi sinyal kuat untuk mempercepat adopsi komunikasi terenkripsi yang benar-benar bebas dari pengawasan pihak ketiga.
Session & SimpleX, Aplikasi Privasi Tanpa Kompromi
Session, salah satu penerima donasi, adalah aplikasi pesan terdesentralisasi dengan enkripsi end-to-end tanpa pengumpulan metadata. Aplikasi ini tidak memerlukan nomor telepon atau email untuk registrasi, menjadikannya solusi yang benar-benar anonim.
Sementara itu, SimpleX Chat menonjol berkat desain tanpa server pusat, yang memberi pengguna kendali penuh atas data dan jaringan komunikasi mereka. Fitur kunci yang tengah dikembangkan oleh tim SimpleX mencakup:
- Voucher node system — memungkinkan komunitas mengelola server pribadi.
- Integrasi lintas ekosistem — termasuk potensi dukungan pengguna Bitcoin dan jaringan lain.
Keduanya menempatkan privasi sebagai fondasi utama, bukan fitur tambahan.
Tantangan Metadata & Keamanan di Dunia Desentralisasi
Meski mendukung penuh kedua proyek tersebut, Buterin menyoroti bahwa perlindungan metadata masih menjadi tantangan terbesar dalam komunikasi desentralisasi. Informasi seperti waktu pengiriman pesan, pola koneksi, hingga lokasi server dapat digunakan untuk melacak pengguna, bahkan tanpa membuka isi pesan.
Ia juga menekankan pentingnya sistem pertahanan terhadap serangan Sybil dan DoS (Denial of Service) tanpa harus mengandalkan identitas pribadi seperti nomor telepon. Dalam pandangan Buterin, solusi masa depan harus menyeimbangkan antara:
- Keamanan data
- Privasi pengguna
- Skalabilitas sistem
Pendekatan ini mencerminkan arah baru riset Ethereum Foundation, yang kini tak hanya berfokus pada blockchain dan DeFi, tetapi juga membangun dasar privasi sosial dan komunikasi digital di era Web3.
Privasi Jadi Narasi Utama di Dunia Kripto
Isu privasi digital kini menjadi narasi penting di dunia kripto. Tekanan regulasi seperti Chat Control dan Digital ID di Eropa membuat semakin banyak pengguna beralih ke aplikasi terenkripsi demi melindungi data pribadi mereka.
Buterin pun menegaskan bahwa privasi adalah hak digital dasar, bukan sekadar opsi tambahan.
Ethereum Foundation kini telah membentuk tim privasi berisi 28 peneliti, yang berfokus pada:
- zk-SNARKs dan anonimity pools
- Privasi transaksi on-chain
- Sistem enkripsi adaptif untuk komunikasi Web3
Donasi ini memperkuat posisi Buterin sebagai sosok yang mendorong privasi sebagai nilai inti Web3 yang sejajar dengan desentralisasi dan transparansi.
Kesimpulan
Donasi 256 ETH (US$765.000) dari Vitalik Buterin bukan hanya dukungan finansial, tapi juga pernyataan ideologis: privasi adalah fondasi kebebasan digital. Langkah ini memberi dorongan moral dan teknis bagi proyek seperti Session dan SimpleX untuk terus membangun komunikasi yang aman, mandiri, dan bebas dari pengawasan.
Dengan meningkatnya minat terhadap privasi digital, tahun 2026 bisa menjadi titik penting bagi kolaborasi antara kripto dan teknologi komunikasi. Era baru sedang dimulai, di mana data pribadi kembali dimiliki oleh pengguna, bukan oleh platform.
Disclaimer
Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan informasi. Market kripto bersifat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau perdagangan aset digital.
Bergabung dengan MEXC dan mulai trading hari ini
Daftar


