FTSE sering muncul dalam berita pasar global, pembahasan dana indeks, dan evaluasi kinerja portofolio. Namun, istilah ini kerap digunakan seolah-olah hanya merujuk pada satu indeks. Padahal, FTSE merupakan keluarga indeks dan benchmark yang mencakup berbagai negara, ukuran perusahaan, sektor, serta kelas aset.
Indeks membantu investor merangkum pergerakan sekelompok aset ke dalam satu angka. FTSE 100, misalnya, menggambarkan kinerja perusahaan besar yang terdaftar di pasar Inggris sesuai aturan indeks. FTSE 250 berfokus pada kelompok perusahaan berikutnya, sedangkan FTSE All-Share memberi cakupan yang lebih luas.
Memahami indeks penting karena banyak produk investasi, mandat institusi, dan strategi alokasi menggunakan benchmark. Investor dapat menilai apakah portofolio benar-benar menghasilkan nilai tambah, memahami konsentrasi sektor, serta membandingkan pasar global. Namun, indeks bukan portofolio sempurna dan tidak otomatis sesuai dengan tujuan setiap orang.
Poin Penting
- FTSE adalah keluarga indeks dan benchmark, bukan hanya FTSE 100.
- FTSE 100 mencakup 100 perusahaan terbesar yang memenuhi kriteria pada pasar Inggris berdasarkan kapitalisasi pasar penuh.
- FTSE 250 mewakili perusahaan menengah setelah konstituen FTSE 100.
- FTSE All-Share menggabungkan FTSE 100, FTSE 250, dan FTSE SmallCap untuk cakupan pasar yang lebih luas.
- Aturan free float, likuiditas, kelayakan, dan peninjauan berkala memengaruhi komposisi indeks.
- Indeks dapat digunakan sebagai benchmark, dasar produk investasi, dan alat analisis alokasi.
- Masuk atau keluar indeks dapat memengaruhi permintaan saham, tetapi tidak menjamin kinerja jangka panjang.
Outline Artikel
- Apa itu FTSE?
- Bagaimana indeks FTSE disusun?
- Apa perbedaan FTSE 100, FTSE 250, dan FTSE All-Share?
- Mengapa komposisi sektor dan geografis penting?
- Bagaimana indeks digunakan oleh investor?
- Apa dampak rebalancing indeks?
- Apa risiko investasi berbasis indeks?
- Bagaimana menghubungkan indeks global dengan aset di MEXC?
Apa Itu FTSE?
FTSE adalah nama yang digunakan untuk rangkaian indeks pasar yang dikembangkan oleh FTSE Russell. Indeks disusun berdasarkan metodologi yang menentukan aset mana yang memenuhi syarat, bagaimana bobot dihitung, kapan komposisi ditinjau, dan bagaimana perubahan perusahaan diperlakukan.
Indeks bukan aset fisik dan tidak dapat dimiliki secara langsung. Investor memperoleh eksposur melalui produk yang dirancang mengikuti indeks, kontrak, atau portofolio yang mereplikasi konstituennya. Selisih biaya, pajak, metode replikasi, dan tracking error membuat hasil produk tidak selalu sama persis dengan indeks.
FTSE juga tidak hanya berkaitan dengan saham Inggris. Keluarga benchmark mencakup pasar global, negara maju, negara berkembang, obligasi, faktor, dan tema tertentu. Karena itu, nama lengkap indeks harus diperiksa sebelum menyimpulkan cakupan serta risikonya.
Bagaimana Indeks FTSE Disusun?
Metodologi indeks bertujuan membuat aturan yang transparan dan dapat diterapkan secara konsisten. Walaupun detail berbeda untuk setiap indeks, beberapa unsur umum sering digunakan.
Kelayakan Perusahaan
Penyedia indeks menentukan pasar pencatatan, jenis efek, status perusahaan, serta persyaratan perdagangan. Saham dengan kondisi tertentu dapat tidak memenuhi syarat meskipun kapitalisasi pasarnya besar.
Kapitalisasi Pasar
Banyak indeks menggunakan kapitalisasi pasar untuk menentukan bobot. Nilainya berasal dari harga saham dikalikan jumlah saham. Perusahaan yang lebih besar memperoleh pengaruh lebih besar terhadap pergerakan indeks.
Free Float
Tidak seluruh saham perusahaan tersedia untuk diperdagangkan publik. Kepemilikan pemerintah, pendiri, pemegang strategis, atau pihak pengendali dapat dikecualikan. Penyesuaian free float membuat bobot lebih mencerminkan saham yang benar-benar tersedia bagi investor.
Likuiditas
Indeks yang menjadi dasar produk investasi memerlukan konstituen yang dapat diperdagangkan. Uji likuiditas membantu mengurangi risiko memasukkan saham yang sulit dibeli atau dijual dalam ukuran besar.
Peninjauan Berkala
Komposisi indeks ditinjau pada jadwal tertentu. Perusahaan dapat masuk, keluar, atau berubah bobot berdasarkan harga, jumlah saham, free float, aksi korporasi, dan kriteria lain. Terdapat pula aturan buffer untuk mengurangi pergantian yang terlalu sering di sekitar batas peringkat.
FTSE 100
FTSE 100 terdiri dari 100 perusahaan terbesar yang memenuhi kriteria dalam pasar Inggris, berdasarkan kapitalisasi pasar penuh. Indeks ini sering digunakan sebagai barometer perusahaan berkapitalisasi besar yang terdaftar di Inggris.
Namun, FTSE 100 tidak sepenuhnya menggambarkan ekonomi domestik Inggris. Banyak konstituennya merupakan perusahaan multinasional dengan pendapatan besar dari luar negeri. Akibatnya, harga komoditas, pertumbuhan global, dan nilai pound dapat memberikan dampak signifikan.
Ketika pound melemah, pendapatan luar negeri dapat bernilai lebih tinggi setelah dikonversi
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar
