
Strategy untuk sementara menghentikan pembelian Bitcoin mingguan pada periode 23–29 Maret 2026. Informasi ini diungkap dalam filing Form 8-K ke SEC pada 30 Maret, yang menyatakan perusahaan tidak menjual saham melalui program at-the-market dan tidak membeli Bitcoin pada pekan tersebut.

Dengan tidak adanya pembelian baru, total kepemilikan Bitcoin Strategy tetap berada di 762.099 BTC. Sebelumnya, pada 23 Maret 2026, perusahaan masih melaporkan pembelian 1.031 BTC senilai sekitar US$76,6 juta, yang membawa total kepemilikan ke level tersebut.
Nilai Aset dan Harga Rata-rata Akuisisi Masih Jadi Sorotan
Dalam filing terbarunya, Strategy menyebut total 762.099 BTC itu diperoleh dengan total biaya sekitar US$57,69 miliar, termasuk fee dan expenses. Harga rata-rata akuisisinya berada di sekitar US$75.694 per BTC.

Nilai kepemilikan itu saat ini berada di sekitar US$51,6 miliar. Dengan valuasi tersebut, posisi perusahaan masih mencerminkan unrealized loss sekitar US$6,1 miliar.
Jumlah tersebut juga setara dengan lebih dari 3,6% total suplai maksimum Bitcoin yang dibatasi di 21 juta BTC. Posisi ini membuat Strategy tetap menjadi pemegang Bitcoin korporasi terbesar di market.
Pause Terjadi di Tengah Ekspansi Program Penggalangan Dana
Selama beberapa waktu terakhir, pembelian Bitcoin Strategy umumnya didanai dari hasil penjualan saham biasa MSTR serta berbagai perpetual preferred stock milik perusahaan. Namun untuk pekan 23–29 Maret, perusahaan menyatakan tidak ada saham yang dijual di bawah program ATM tersebut.
Di saat yang sama, Strategy masih memiliki sejumlah jalur penggalangan dana aktif. The Block mencatat program ATM untuk STRK, STRC, STRF, dan STRD masing-masing bernilai US$21 miliar, US$4,2 miliar, US$2,1 miliar, dan US$4,2 miliar, di luar rencana “42/42” yang menargetkan total US$84 miliar sampai 2027 untuk mendanai akuisisi Bitcoin.
Pekan lalu, perusahaan juga memperluas kapasitas ATM tersebut dengan tambahan hingga US$21 miliar untuk MSTR, US$21 miliar untuk STRC, dan US$2,1 miliar untuk STRK. Langkah ini menunjukkan bahwa pause pembelian pekan ini tidak mengubah rencana pendanaan jangka menengah perusahaan untuk akumulasi Bitcoin.
Saham MSTR Melemah, Tapi Strategi Bitcoin Tetap Berjalan
Dari sisi harga, MSTR masih bergerak dalam fase lemah. Pada chart 4 jam, harga terakhir berada di kisaran 127,00 setelah turun 1,15% dalam sesi terbaru, dengan pergerakan harian sempat menyentuh high 130,25 dan low 126,74.

Secara teknikal, harga saat ini berada di sekitar MA5 127,58 dan MA10 126,86, tetapi masih di bawah MA30 129,86 dan MA60 133,17. Ini menunjukkan bahwa pergerakan jangka sangat pendek mulai mendatar, tetapi struktur pemulihan belum cukup kuat untuk mengubah tren yang lebih besar.
Kalau melihat pergerakan sejak akhir 2025, MSTR masih berada jauh di bawah area puncak sebelumnya di sekitar 337,41. Sementara itu, low penting di area 99,59 masih jadi acuan support utama jika tekanan jual kembali membesar.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Isi artikel bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau rekomendasi transaksi. Selalu lakukan riset mandiri dan pahami risiko sebelum mengambil keputusan.
Nikmati token paling trending, airdrop setiap hari, biaya yang sangat rendah, dan likuiditas yang komprehensif
Daftar