Ringkasan Pergerakan Terbaru di Pasar MON
Pekan ini pasar memusatkan perhatian pada token Monad (MON) setelah peluncuran mainnet yang memicu volatilitas tinggi. Sejumlah alamat besar disebut-sebut mengakumulasi ratusan juta token MON, sementara figur publik mengubah sikapnya terhadap aset tersebut dan memindahkan modal ke token lain. Aktivitas on-chain menunjukkan kontras antara akumulasi diam-diam oleh whale dan tekanan jual yang dipicu oleh transfer palsu dan sentimen negatif publik.

Aksi Whale: Lebih dari 300 Juta MON Terkumpul
Analisis on-chain memperlihatkan beberapa alamat besar menambah kepemilikan MON mereka secara signifikan dalam 24–48 jam terakhir. Salah satu alamat tercatat menarik puluhan juta token dari bursa, sementara kelompok whale tingkat atas meningkatkan porsi kepemilikannya secara keseluruhan.
- Satu alamat besar menarik sekitar 73,36 juta MON dari platform pertukaran dalam 24 jam, yang merepresentasikan akumulasi alamat tunggal terbesar dalam periode tersebut.
- Kepemilikan whale terbesar meningkat sekitar 10,7% setelah penambahan lebih dari 17 juta MON, membawa total mereka mendekati 176,4 juta MON.
- Segmen whale lainnya juga menambah kepemilikan sekitar 4,8 juta MON, menjadikan total akumulasi whale di atas angka 300 juta MON.
Akumulasi ini menunjukkan adanya minat institusional atau individu berkapasitas besar yang percaya pada prospek jangka menengah MON meskipun terjadi tekanan jual di pasar ritel.
Peran Figur Publik dan Perubahan Posisi Aset
Salah satu figur berpengaruh di ekosistem kripto baru-baru ini mengubah nada publiknya terhadap MON. Hanya beberapa hari setelah memberi dukungan atau komentar yang optimistis, figur tersebut kemudian menyatakan keluar dari posisi MON, menyerukan pasar untuk mengabaikan token tersebut.
Namun, tindakan publik tersebut tampak berlawanan dengan aktivitas dompetnya: data on-chain mencatat rotasi modal yang nyata ke beberapa token lain. Dalam 48 jam terakhir, akumulasi tercatat pada token-token berikut:
- ENA (Ethena): sekitar 4,89 juta token, senilai lebih dari US$1,3 juta.
- PENDLE: sekitar 436.000 token, senilai lebih dari US$1,1 juta.
- ETHFI: sekitar 696.000 token, senilai lebih dari US$540.000.
Transaksi tambahan menunjukkan pembelian PENDLE senilai sekitar US$536.000 untuk 218.000 token pada satu hari, dan pembelian ENA sekitar 873.671 token senilai US$245.000 hanya beberapa jam sebelum laporan terbaru. Perilaku ini mengindikasikan strategi rotasi dari aset dengan narrative “meme L1/FDV tinggi” menuju aset yang menawarkan insentif yield atau mekanisme staking likuid yang lebih jelas.
Strategi Rotasi: Dari Hype ke Real Yield
Peralihan modal ke ENA, PENDLE, dan ETHFI menggarisbawahi perubahan preferensi di antara investor besar: semakin banyak minat pada protokol yang menyediakan pendapatan riil (real yield), tokenomics yang berorientasi pada staking, dan utilitas jangka panjang daripada sekadar spekulasi hype jangka pendek.
Perbedaan ini selaras dengan tren pasar kripto pada 2025, ketika likuiditas spot dan arus modal besar-besaran dari pemain institusional mulai menentukan arah harga lebih kuat dibandingkan gelombang hype singkat.
Gangguan On-chain: Transfer Palsu dan Volatilitas Setelah Mainnet
Pasca-mainnet, MON menghadapi serangkaian transfer palsu dan aktivitas kontrak curang yang berupaya memanipulasi persepsi pasar. Teknik ini memanfaatkan cara kerja standar token (seperti ERC-20) untuk menciptakan panggilan swap palsu dan mensimulasikan pola perdagangan yang menyesatkan.
Aktivitas tersebut nampaknya ditujukan untuk memanfaatkan periode ketika pengguna membuka wallet baru, mengklaim token, dan menilai likuiditas. Dampak langsungnya adalah peningkatan volatilitas dan kekhawatiran likuiditas, yang memicu aksi jual di beberapa titik.
Dampak pada Harga MON
Pada waktu publikasi, harga MON tercatat mengalami koreksi sekitar 13% dan diperdagangkan di kisaran US$0,041. Penurunan ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen negatif publik, transfer palsu, dan aksi jual oleh kelompok trader ritel yang merespon kebingungan pasar.
Apakah Sentimen Publik Mengarahkan Aksi Whale?
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan krusial: apakah pernyataan publik figur terkenal merupakan reaksi emosional, taktik pasar, atau bagian dari strategi yang lebih besar untuk menciptakan volatilitas yang bisa dimanfaatkan oleh trader profesional dan whale?
Dua dinamika yang tampak jelas:
- Suara berpengaruh dapat mengubah sentimen jangka pendek, memicu aksi ritel yang impulsif.
- Whale dan pemain besar sering menggunakan periode volatilitas untuk menambah posisi secara diam-diam, menyerap pasokan yang tersedia.
Investor ritel dianjurkan untuk mengandalkan riset sendiri dan data on-chain, serta mempertimbangkan likuiditas dan struktur pemegang token sebelum membuat keputusan investasi.
Konteks Pasar Kripto 2025
Tahun 2025 menandai fase baru dalam evolusi pasar kripto: adopsi institusional meningkat, regulasi mulai menata ruang aset digital, dan permintaan untuk produk-produk yang menawarkan pendapatan berkelanjutan (yield) semakin dominan.
- Arus modal institusional: Investor besar semakin selektif, mencari protokol dengan model pendapatan yang jelas dan likuiditas yang memadai.
- Regulasi yang lebih mapan: Di beberapa yurisdiksi, kerangka regulasi memberi ruang bagi produk terstruktur dan meminimalkan praktik-praktik manipulatif.
- Dominasi on-chain metrics: Data on-chain, seperti distribusi kepemilikan, arus keluar-masuk bursa, dan aktivitas kontrak pintar, menjadi penentu utama dalam menilai fundamental token.
Dalam konteks ini, token yang menawarkan utilitas nyata, mekanisme pendapatan berulang, dan tata kelola yang transparan cenderung menarik modal jangka panjang dibandingkan token yang hanya bergantung pada cerita spekulatif.
Apa Artinya bagi Trader dan Investor?
Untuk pelaku pasar, pergerakan MON dan rotasi modal yang tercatat menyoroti beberapa pelajaran penting:
- Lakukan verifikasi on-chain: Pantau alamat besar, aliran likuiditas, dan perubahan signifikan di bursa untuk memahami dinamika penawaran.
- Hati-hati terhadap narasi publik: Komentar figur berpengaruh dapat memicu volatilitas, namun tidak selalu mencerminkan posisi ekonomi aktual mereka.
- Perhatikan tokenomics dan real yield: Dalam ekosistem 2025, aset dengan model pendapatan dan utilitas yang jelas lebih mungkin mendapatkan dukungan jangka panjang.
- Manajemen risiko: Volatilitas tinggi setelah mainnet atau peristiwa teknis menuntut strategi manajemen risiko yang ketat, termasuk ukuran posisi dan stop-loss yang sesuai.
Kesimpulan
Akumulasi lebih dari 300 juta MON oleh whale menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara perilaku investor besar dan sentimen publik jangka pendek. Sementara beberapa figur publik berpindah posisi dan mengalihkan modal ke token dengan profil “real yield”, whale terlihat memanfaatkan periode volatilitas untuk menyerap pasokan.
Investasi yang bijak pada 2025 mensyaratkan pemahaman mendalam terhadap metrik on-chain, tokenomics, dan konteks regulasi yang berkembang. Trader dan investor disarankan untuk menggabungkan data on-chain dengan analisis fundamental sebelum memutuskan masuk atau keluar dari posisi.
Untuk memantau order book, likuiditas, dan perdagangan token secara andal, platform exchange dengan likuiditas tinggi dan fitur analitik on-chain dapat membantu pengambilan keputusan — misalnya kunjungi https://www.mexc.com untuk melihat opsi perdagangan dan likuiditas yang tersedia.
Catatan Penutup
Pergerakan MON menjadi pengingat bahwa pasar kripto tetap cepat berubah. Kombinasi akumulasi whale, komentar publik, serangan transfer palsu, dan faktor makro pada 2025 menciptakan lingkungan di mana data dan disiplin investasi menjadi kunci untuk navigasi pasar yang lebih aman.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia untuk publik.
MEXC tidak memverifikasi atau menjamin keakuratan konten pihak ketiga.
Pembaca harus melakukan riset sendiri sebelum membuat keputusan investasi.
Bergabung dengan MEXC dan mulai trading hari ini
Daftar


